Jumat, 05 Oktober 2012

Revisi Prasasti Wayuku 779 Saka

Pada tulisan saya sebelumnya (lihat di sini), saya mengalih-aksarakan aksara nomer tiga di atas sebagai rā, tapi setelah melihat penulisan beberapa aksara kawi awal, pemakaian virāma(adeg-adeg/ paten/ tanda yang digunakan untuk mematikan vokal pada aksara) dipasang di bagian atas. Boleh jadi aksara di atas dibaca sebagai: "si sair" bukan "si sairā".


Tidak ada komentar:

Posting Komentar